MISCONCEPTION AND DEVELOPMENT OF CONCEPTUAL REASONING OF PROSPECTIVE TEACHER STUDENTS TOWARDS THE NON-COMMUTATIVE PROPERTY OF COMPOSITION FUNCTIONS THROUGH PEER TEACHING-BASED DISCOVERY LEARNING
DOI:
https://doi.org/10.56983/jkip.v12i1.1974Kata Kunci:
miskonsepsi, fungsi komposisi, discovery learning, peer teaching, penalaran konseptualAbstrak
Pemahaman konseptual terhadap fungsi komposisi, khususnya sifat tidak komutatif masih menjadi tantangan bagi mahasiswa calon guru matematika. Kesulitan ini sering ditandai oleh munculnya miskonsepsi yang bersumber dari generalisasi keliru terhadap operasi aritmetika atau intuisi hasil tanpa dasar relasional yang jelas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan miskonsepsi awal serta perkembangan penalaran konseptual mahasiswa calon guru terhadap sifat tidak komutataif fungsi komposisi melalui implementasi discovery learning berpendekatan kontekstual dalam skema peer teaching. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-eksploratif. Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi S2 Pendidikan Matematika yang terlibat dalam praktik peer teaching. Data dikumpulkan melalui rekaman video pembelajaran, lembaran kerja, sticky notes prediksi awal, dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, pengodean tematik, dan analisis interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap awal mahasiswa cenderung mengalami miskonsepsi berbasis analogi lintas konsep dan pemahaman intuitif yang belum konseptual. Melalui proses presentasi dan diskusi dalam discovery learning, mahasiswa mulai menunjukkan pergeseran penalaran dari fokus pada hasil akhir menuju pemahaman relasional terkait urutan pemetaan fungsi. Temuan ini menunjukkan bahwa discovery learning berbasis peer teaching berperan dalam memfasilitasi konflik kognitif dan negosiasi makna, sehingga mendukung pengembangan pemahaman konseptual mahasiswa calon guru terhadap sifat tidak komutatif fungsi komposisi.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












