EFEKTIVITAS PENGGUNAAN ALAT PERAGA LINGKUNGAN SEKITAR TERHADAP KREATIVITAS SISWA DALAM PEMBEAJARAN IPAS
DOI:
https://doi.org/10.56983/jkip.v12i1.1964Kata Kunci:
Alat peraga, Kreativitas, Pembelajaran IPASAbstrak
Pembelajaran IPAS menuntut penggunaan media konkret untuk membantu siswa memahami konsep secara lebih bermakna, namun praktik pembelajaran di sekolah dasar masih didominasi metode ceramah sehingga kreativitas siswa kurang terfasilitasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penggunaan alat peraga berbasis lingkungan sekitar dalam meningkatkan kreativitas siswa kelas VI. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 24 siswa sebagai subjek, dan data dikumpulkan melalui angket skala Likert yang menilai empat indikator kreativitas, yaitu fluency, flexibility, originality, dan elaboration. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, distribusi frekuensi, serta One Sample T-Test menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh aspek kreativitas berada di atas nilai standar (μ₀ = 75) dengan nilai t-hitung signifikan, serta 20 siswa berada pada kategori “sangat memuaskan” dan 4 siswa pada kategori “memuaskan”, sehingga penggunaan alat peraga berbasis lingkungan sekitar dinyatakan efektif dalam meningkatkan kreativitas siswa. Temuan ini mengarahkan rekomendasi bagi guru untuk mengoptimalkan pemanfaatan alat peraga lingkungan sebagai strategi pedagogis yang mampu memperkaya pengalaman belajar, meningkatkan partisipasi, dan memperkuat kemampuan berpikir kreatif siswa secara berkelanjutan.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












