Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Discovery Learning pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Kelas Xi SMA Negeri 3 Pangkep

Penulis

  • Siti Najemia Naim Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ,Universitas Muhammadiyah Makassar,indonesia
  • Sri Rahmawati
  • Nasir
  • Jumriah

DOI:

https://doi.org/10.56983/jgps.v1i3.805

Kata Kunci:

Bahasa Indonesia, Hasil Belajar, Discovery Learning

Abstrak

 Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas model pembelajaran discovery learning yang bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar bahasa Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan melalui dua siklus dimana setiap siklusnya terdiri atas empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA UPT SMA Negeri 3 Pangkep. Teknik dokumentasi, observasi, dan tes merupakan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan tujuan penelitian ini telah mencapai indikator keberhasilan. Diperoleh bahwa adanya peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa dari setiap siklus, dengan hasil 46,66% pada siklus I meningkat menjadi 83,33% pada siklus II. Terjadinya peningkatan persentase kehadiran siswa, perhatian, minat, keaktifan, serta semangat belajar siswa dalam proses belajar mengajar. Sehingga dapat dikatakan bahwa penerapan model Discovery Learning dapat meningkatkan hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas XI IPA UPT SMA Negeri 3 Pangkep Tahun pelajaran 2022/2023.

 

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Dahar, Ratna W. 2006. Teori-teori Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Erlangga.

Kristin, F., & Rahayu, D. (2016). Pengaruh penerapan model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar IPS pada siswa kelas 4 SD. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 6(1), 84-92.

Mulyasa, E., .(2014). Pengembangan dan Implemenatasi Kurikulum 2013 . Bandung : Rosda.

Mustaming, A., Mochamad , C., & Nurlaela, L. (2015). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Memperbaiki Unit Kopling Dan Komponen- Komponen Sistem Pengoperasiannya Dengan Model Discovery Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas Xi Otomotif Smk Negeri 2 Tarakan. Jurnal Pendidikan Vokasi: Teori dan Praktek., 81-95.

Nichien, I. C., Firosalia, K., & Anugraheni, I. (2011). Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning. 1-9.

Purwanto. (2014). Evaluasi Hasil belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Roestiyah, N.K. (2008). Strategi belajar mengajar: salah satu unsur pelaksanaan strategi belajar mengajar: teknik penyajian. Jakarta: Rineka Cipta.

Rusnia, N., Sugeng, U., & Dwiyono, H. U. (2017). Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Kemampuan Berfikir Kritis Mahasiswa. Jurnal Pendidikan:Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 1308-1314.

Rustam. 2013. Belajar dan Pembelajarannya Berbasis Komputer, Bandung: Alfabeta.

Sani, R. (2014). Pembelajaran saintifik untuk implementasi kurikulum 2013. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Septiani, T. w., Diah, G., & Asep, K. J. (2016). Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa Pada Materi Sifat-Sifat Cahaya. Jurnal Pena Ilmiah: Vol. 1, No. 1 (2016), 101- 110.

Sudjana, Nana. 2014. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Suprihatiningrum, Jami. (2016). Strategi Pembelajaran. Jakarta: AR-Ruszz Media

Susanto, I. (2021). Pengaruh Model Pembelajaran Berpikir Induktif Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X SMA Parulian 1 Medan. JURNAL PENELITIAN FISIKAWAN, 3(2), 1-7.

Trisniawati, T. Pembelajaran Dengan Pendekatan Discovery Pada Bangun Ruang Sisi Datar Di Sekolah Dasar. Dwija Cendekia: Jurnal Riset Pedagogik, 2(1).

Unduhan

Diterbitkan

2023-05-28

Cara Mengutip

Naim, S. N., Rahmawati, S., Nasir, & Jumriah. (2023). Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Discovery Learning pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Kelas Xi SMA Negeri 3 Pangkep. Jurnal Guru Pencerah Semesta, 1(3), 253–260. https://doi.org/10.56983/jgps.v1i3.805

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.